Lulus Sebelum Wisuda: Jejak Prestasi Siswa SMKN 4 Payakumbuh di Dunia Industri
Bakar
Penulis Berita
28 Apr 2026
133 views
Keberhasilan sebuah pendidikan kejuruan diukur dari sejauh mana lulusannya mampu terserap di dunia kerja. Bagi siswa-siswi SMKN 4 Payakumbuh, slogan "SMK Bisa, SMK Hebat" bukan sekadar jargon, melainkan realitas yang mereka ukir di lapangan.
Melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), sejumlah nama dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Broadcasting (BC) telah membuktikan kualitas mereka. Tidak menunggu ijazah di tangan, dedikasi mereka selama magang membuat perusahaan tempat mereka bernaung enggan melepas bakat-bakat muda ini.
Punggawa Digital dari Kelas TKJ
Dari daftar pencapaian yang ada, terlihat dominasi siswa dari jurusan XII TKJ. Nama-nama seperti M. Zafirul Akbar, Muhammad Fajar, hingga Nola Putri Lajirin dari kelas XII TKJ 1 dikenal karena ketangkasan teknisnya. Begitu juga dengan Muhammad Abdullah dan Abyan Galih Attailah dari XII TKJ 2 yang berhasil mengintegrasikan teori jaringan di sekolah dengan kebutuhan infrastruktur IT di perusahaan.

Kehadiran mereka di industri bukan lagi sebagai "anak magang" yang sekadar belajar, melainkan sebagai teknisi muda yang solutif. Hal senada juga ditunjukkan oleh M. Arifin Alhabsyi dan M. Salman Alfaritsi Deanata dari XII TKJ 3 yang memiliki catatan performa sangat baik selama masa PKL.
Kreativitas yang Memikat di Bidang DKV & BC
Di sisi kreatif, siswa DKV seperti Ririn Puja Lestari, Nazeltra Weyarta, dan Dwi Ardy Wijaksono dari XII DKV 2 menunjukkan bahwa selera visual dan penguasaan software desain adalah aset berharga. Kecepatan mereka dalam merespons brief klien membuat pihak industri langsung menawarkan posisi tetap bagi mereka.
Tak ketinggalan, Salsabilla Widian Pratama dari kelas XII BC membawa warna tersendiri. Kemampuannya di bidang penyiaran dan produksi konten menjadi bukti bahwa siswa SMKN 4 Payakumbuh siap bersaing di industri kreatif yang sangat dinamis.
Kesimpulan
Nama-nama di atas, termasuk Farel Raditya, Karen Louis Garcia, hingga Abdul Chairul Azam, adalah representasi dari generasi baru tenaga kerja profesional dari Payakumbuh. Keputusan perusahaan untuk langsung mempekerjakan mereka adalah bukti sah bahwa kurikulum yang diterapkan di SMKN 4 Payakumbuh telah selaras dengan kebutuhan industri modern (Link & Match).
Selamat kepada para siswa! Langkah kalian adalah inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berkarya dan menjaga integritas selama di tempat PKL. (Athachy)